Sebuah Keindahan di Gunung Ramelau


Tentang Minggu  Pagi di Ramelau/ Tatamailau



Sedikit saya mau berbagi cerita tentang pengalaman saya yang pertama kali mendaki gunung Ramelau atau Tatamailau. Ramelau salah satu destinasi wisata rohani yang berada di desa Hatu-builico di distrik Ainaro, dan menjadi gunung paling tertinggi di Timor-Leste dengan ketinggian 2,986m.


Kala itu, saya dan grup saya yg terdiri dari komplek tempat tinggal saya, berencana mau trip ke ramelau pada hari sabtu siang tgl 26.05/2018, akhirnya rencana inipun berjalan dengan lancar dan kamipun sampai di Ramelau. Saya menggunakan sepeda motor dengan sepupu saya, dan yang lainnya pakai 2 mobil sewa yaitu truck stallone sama grand max moris mesak, kami berjumlah sekitar 84 orang.
 
Kami berangkat dari tempat tinggal kami yaitu lahane occidental pada sabtu siang kurang lebih sekitar jam 10 pagi, dan tiba di hatubuilico sekitar jam 1 siang, kami nyampe disana terlalu lama karna yang lainnya pada muntah” jadi kamipun beristirahat di kota Aileu. Dan sesampainya di Hatubuilico kami lansung masak di rumah teman kebetulan dia orang asli sana, dan sini gak ada warung jadi kita harus bawa makanan sendiri’’.Sehabis makan kamipun beristirahat sebentar lalu kami melanjutkan perjalanan kami dengan jalan kaki ke Santuario(salah satu basecamp untuk beristirahat sebelum naik ke atas gunung ramelau) karena mobil yang kami pake gak bisa naik sampai keatas sehingga kamipun terpaksa jalan kaki tetapi tenang aja buat yang pake mobil dan motor yang kondisinya bagus bisa sampai diatas.
Finally, sampailah kita semua. Kita sampai di basecamp sekitar jam 8 malam dan memustukan untuk ngecamp disini dulu sampai besok pagi baru lanjut keatas, tetapi ada beberapa kelompok lain yg memustukan untuk lanjut untuk ngecamp diatas, karena diatas sangat dingin sehingga kami belum sanggup untuk ngecamp diatas.
 Dan kemudian kami memutuskan jam 3 pagi untuk melanjutkan perjalan kami ke kapela lalu ke atas gunung ramelau, sesempai di kapela sekitar jam 8 pagi lalu beristirahat disana karena banyak orang yang masih diatas gunug ramelau sehingga kami memutuskan untuk tunggu sampai berkurang baru memutuskan untuk lanjut.


Berikut ini foto pada saat disana :
 
               Sunrise di pagi hari 
 
 

Komentar